Rumor Seri Assassin’s Creed Baru Akan Rilis Di 2022

Launching dengan fantastis walau tidak banyak sekali yang melirik dan mengagung-agungkannya, kemungkinan itu kalimat yang dapat menggambarkan kelahiran Assassin’s Creed Valhalla. Bentuknya yang menarik dengan komponen RPG padat berisi menjadikan salah satunya games Assassin’s Creed terbaik di sejauh franchisenya. Tetapi, belum setahun gamenya di-launching, beberapa netizen kelihatannya memperoleh isu akan kedatangan iterasi terbaru.

Isu ini tiba dari YouTuber Prancis lewat account Twitternya, @xj0nathan saat membalasnya ciutan @TheRAFITI69. Dia menjelaskan jika Assassin’s Creed seterusnya akan ditangani oleh Ubisoft Sofia bersama studio lain di penjuru dunia. Gamenya akan di-launching tahun 2022 kedepan. Persisnya pada kuartal pertama 2022.

Mereka jadi team pokok peningkatan Assassin’s Creed III: Liberation dan Assassin’s Creed: Rogue untuk console dan PC. DLC Curse of the Pharaohs punya Origins ditingkatkan oleh mereka.

Baca Juga : Sekuel Game God Of War Akan Rilis Di PS5

Belum terang apa games yang bakal mereka lakukan kelak, tetapi bila disaksikan dari kreasi mereka di masa lampau, peluang mereka akan lakukan spin-off dengan ongkos kecil yang terkait dengan Valhalla.

Sudah pasti kami menyarankanmu tidak untuk memercayai isu itu 100% saat sebelum Ubisoft sah mengonfirmasikannya.

Penulis Assassin’s Creed Ingin Seri Seterusnya di Brasil

Kita ketahui jika seri Assassin’s Creed selalu angkat topik riwayat dunia dengan bumbu fiksi yang dibubuhkan. Dimulai dari sejarahnya yang di inspirasi dari group namanya Hashashin yang ada dalam negara timur tengah, sampai pucuknya di Prancis dan Inggris sebagai zaman paling kekinian.

Dengan Valhalla sebagai penutup trilogi zaman pra-Assassin, pasti banyak penggemar yang ingin tahu, negara dan riwayat mana kembali serinya akan diangkat. Beberapa pada mereka mulai bertaruh berdasar khayalannya semasing. Opini paling keras yang kerap mereka suarakan untuk angkat Jepang sebagai negara seterusnya.

Tetapi berlainan penggemar, berlainan juga beberapa penulis ceritanya. Lewat interviunya dengan The Gamer, salah satunya penulis senior Assassin’s Creed Valhalla, Alain Mercieca sempat pernah ungkapkan minatnya ke riwayat Amerika Selatan. Sebuah posisi di mana franchisenya sedikit kerjakan eksplorasi lebih dalam.

Menurut dia, Assassin’s Creed IV: Black Flag sempat memang singgung dunianya di zaman membajak laut Karibia. Tetapi tidak demikian dalam. Dia individu benar-benar berminat untuk angkat Brasil sebagai topik serinya.

Mercieca meneruskan jika dia berminat untuk angkat riwayat beberapa penakluk Spanyol dan suku Inca. Beberapa negara dan seting lain seperti kepulauan kecil di Malta menurut dia juga memikat buat dieksplorasi.

Sudah pasti ini hanya opini Mercieca secara individu sebagai penulis narasi dan pecinta riwayat. Gagasannya bukan satu verifikasi akan kedatangan topik Assassin’s Creed seterusnya. Dalam kata lain, penggemar harus pendam keinginannya dalam-dalam dan tidak perlu mengharap apa saja dari perkataannya.

Sekarang ini Ubisoft tengah memberi up-date baru untuk Assassin’s Creed Valhalla terhitung penyiapan pengembangan yang bakal datang sampai tahun akhir 2021 atau awalnya tahun 2022.

Mendapat Adaptasi Netflix

Dari beberapa service streaming film, Netflix kemungkinan jadi salah satunya yang terpopuler dalam dunia. Selain film yang mereka datangkan lumayan komplet, mereka seringkali punyai seri original yang tidak kalah menarik dan hebat untuk dituruti. Beberapa salah satunya ialah seri Ultraman, sampai The Witcher yang awalnya sempat pernah diadaptasi dalam video games. Sekarang, kelihatannya mereka ingin bangunnya lebih luas untuk penyesuaian video games.

Ubisoft umumkan kerjasamanya dengan Netflix untuk penyesuaian franchise Assassin’s Creed. Lewat website resminya, mereka menerangkan jika penyesuaian ini akan dipisah atas tiga tipe: seri live-action, animasi, sampai anime.dengan fantastis walau tidak banyak sekali yang melirik dan mengagung-agungkannya, kemungkinan itu kalimat yang dapat menggambarkan kelahiran Assassin’s Creed Valhalla. Bentuknya yang menarik dengan komponen RPG padat berisi menjadikan salah satunya games Assassin’s Creed terbaik di sejauh franchisenya. Tetapi, belum setahun gamenya di-launching, beberapa netizen kelihatannya memperoleh isu akan kedatangan iterasi terbaru.

Isu ini tiba dari YouTuber Prancis lewat account Twitternya, @xj0nathan saat membalasnya ciutan @TheRAFITI69. Dia menjelaskan jika Assassin’s Creed seterusnya akan ditangani oleh Ubisoft Sofia bersama studio lain di penjuru dunia. Gamenya akan di-launching tahun 2022 kedepan. Persisnya pada kuartal pertama 2022.

Ubisoft Sofia ialah team pembantu dari Bulgaria yang bekerja dibalik Tom Clancy’s Ghost Recon: Shadow Wars, Imagine: Mode Designer, dan Chessmaster: The Art of Learning. Mereka jadi team pokok peningkatan Assassin’s Creed III: Liberation dan Assassin’s Creed: Rogue untuk console dan PC. DLC Curse of the Pharaohs punya Origins ditingkatkan oleh mereka.

Belum terang apa games yang bakal mereka lakukan kelak, tetapi bila disaksikan dari kreasi mereka di masa lampau, peluang mereka akan lakukan spin-off dengan ongkos kecil yang terkait dengan Valhalla.

Sudah pasti kami menyarankanmu tidak untuk memercayai isu itu 100% saat sebelum Ubisoft sah mengonfirmasikannya.